Dibalik Pencatutan Nama Helmi Hasan

Dibalik Pencatutan Nama Helmi Hasan

Walikota Bantah Jadi Saksi SI Nikah Sirri

KASUS dugaan perselingkuhan oknum kepala dinas di Pemkot Bengkulu berinisial SI dengan caleg VN tampaknya berbuntut panjang. Pasalnya, Walikota Helmi Hasan tak terima namanya diseret-seret dalam kejadian tersebut.

Sebagaimana diketahui, saat digrebek oleh istrinya (RK), pada 7 Februari 2019 lalu, SI pun mengaku sudah menikah sirri dengan VN. Jurus ‘sudah nikah’ ini dipakai SI untuk meyakinkan bahwa dia tidak berzina dengan VN. Bahkan, ia dengan berani mengaku bahwa saksi nikah rahasia itu adalah Helmi Hasan.

Pencatutan nama Helmi Hasan sebagai saksi nikah sirri juga dikuatkan dalam surat yang ditandatangai oleh Ketua RT 20 Perumahan Permata Gading Novian, yang tak lain adalah ketua RT VN.

Surat itu menyebut seolah-olah benar bahwa Helmi Hasan adalah saksi yang mengetahui pernikahan SI dan VN di Jakarta. Padahal Novian sendiri tidak mengkonfirmasi pada Helmi Hasan.

Sialnya, Helmi Hasan tak membenarkan ia telah menjadi saksi SI saat menikahi VN secara sembunyi-sembunyi itu. Sebab, ketika SI nikah sirri yang diklaim terjadi pada 4 April 2018 tersebut, Helmi Hasan tengah berada di Kamboja.

Tentu semua ingat, April 2018 itu adalah masa-masa kampanye Pilwakot Bengkulu. Helmi memang sedang melakukan khuruj. Untuk lebih meyakinkan, Helmi juga mengirim beberapa dokumen seperti passport dan tiket yang menguatkan bahwa pada saat itu ia memang berada di luar negeri.

Adik Ketua MPR RI ini tentu sangat tidak terima dengan isu ia menjadi saksi pernikahan tersebut. Dia telah menyiapkan somasi kepada beberapa orang yang terlibat mencatut namanya tersebut.

“Karena itu tidak benar akan kita tindak secara hukum nanti,” tegas Helmi, seraya menyayangkan fitnah itu dilempar padanya.

Dia pun kecewa lantaran tak ada tabayyun dari pihak-pihak terkait tersebut saat namanya disebut sebagai saksi oleh SI. Bahkan, berita itu dibiarkan beredar di tengah-tengah masyarakat, seolah ingin memojokkan dirinya.

 

Orang-Orang di Balik Kasus
Dalam penggrebekan SI, RK ditemani oleh Ketua RT 20 Permata Gading, Novian. Novian ini adalah kader DPC Partai Gerindra Kota Bengkulu yang dipimpin oleh oleh Wakil Walikota Dedy Wahyudi. Sayang, saat ditanyai terkait ini, Dedy tidak membalas.

Susunan Kepengurusan DPC Partai Gerindra Kota Bengkulu

Selain itu, Novian ini juga merupakan adik ipar Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bengkulu. Selentingan kabar, ia bahkan sempat ditawari masuk PAN, tapi akhirnya berlabuh ke Gerindra. Saat dikonfirmasi, Ketua DPD PAN Kota juga tidak menjawab.

Terkait surat pernyataan yang ia tandatangani, Novian menyampaikan sempat tidak mau menandatangani surat tersebut. Hal ini lantaran isi dalam surat itu mencerminkan kata–kata yang tidak pas, namun surat itu dirubah lagi dengan isi yang sesuai dengan fakta.

Terkait rencana Helmi Hasan akan melakukan upaya hukum terhadap dirinya, dia pun mengaku siap menjelaskan kejadian tersebut sesuai fakta yang telah terjadi pada saat itu.

“Ya saya siap untuk menjelaskan sesuai fakta saja,” demikian ia menyampaikan.

Kepada media ini, Novian hanya memberikan keterangan singkat tersebut. Seperti sibuk, Novian mematikan telpon sembari mengatakan, “Nanti lagi ya.”

Di dalam surat pernyataan ini juga tertulis nama Giyono yang menjadi perwakilan keluarga dari RK. Diketahui, Giyono ini adik ipar Yudi Dharmawansyah yang tak lain adalah bekas Waka I DPRD Kota Bengkulu dari Partai Gerindra.

Soal surat pernyataan itu, Giyono menyampaikan surat itu adalah permintaan dari istri SI kepadanya kerena pihaknya ingin mengetahui dengan fakta yang jelas.

“Surat itu memang benar permintaan dari istri SI, guna memperkuat apa yang terjadi dan sesuai fakta,” ucapnya, sebagaimana dikutip dari media online Hidayah Bengkulu.(tim)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan